SHOPPING CART

close
Selamat Datang di Website Resmi Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Palangka Raya

TALKSHOW DI KPFM, IMIGRASI PALANGKA RAYA SOSIALISASIKAN APOA V.2.1 DAN PERAN AKTIF MASYARAKAT DALAM PENGAWASAN ORANG ASING

Palangka Raya – Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi keimigrasian, Rizki Fajar Ernanda berserta Kepala Sub Seksi Intelijen, M.Syukran menjadi narasumber program talkshow yang diadakan radio KPFM 101 Mhz Palangka Raya. Acara talkshow ini dimulai pada pukul 10.00 WIB dan berlangsung selama satu jam.

 

Di acara talkshow tersebut Rizki Fajar Ernanda memperkenalkan APOA V.2.1 (Aplikasi Pelaporan Orang Asing) yang baru saja dirilis oleh Direktorat Jenderal Imigrasi dan bisa diakses pada laman web https://apoa.imigrasi.go.id/poa/ dan juga tersedia aplikasinya untuk smartphone Android yang bisa di unduh di Play Store. APOA (Aplikasi Pelaporan Orang Asing) merupakan aplikasi yang digunakan untuk melaporkan keberadaan orang asing yang berada di wilayah Indonesia pada saat mereka menginap di tempat penginapan atau bekerja di suatu perusahaan, juga digunakan oleh individu untuk melaporkan keberadaan orang asing yang nantinya data pelaporan tersebut digunakan petugas Imigrasi pada saat melakukan pengawasan terhadap orang asing di wilayah kerjanya.

 

M.Syukran menjelaskan bahwa Indonesia memegang kebijakan “Selective Policy” yaitu hanya orang asing yang memberikan manfaat serta tidak membahayakan keamanan dan ketertiban umum yang akan diperbolehkan masuk dan berada di wilayah Negara Indonesia, dan sesuai dengan Pasal 71 ayat 2 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, “pemilik atau pengurus penginapan wajib memberikan data mengenai orang asing yang menginap di tempat penginapannya” hal ini termasuk hotel, losmen, wisma, guest house bahkan perorangan yang memberikan pemondokan kepada orang asing. Apabila tidak melaporkan maka akan diberikan sanksi sesuai dengan Pasal 117 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, ujarnya.

 

Lebih lanjut M.Syukran menyampaikan, sebagaimana dasar hukum yang tercantum di Pasal 71 ayat 2 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian tersebut maka kami memfasilitasi pelaporan terkait orang asing dengan menggunakan APOA (Aplikasi Pelaporan Orang Asing) yang sudah kami sempurnakan dan dapat diakses melalui web maupun aplikasi android. Aplikasi ini bisa digunakan oleh pemilik penginapan atau pun perusahaan dalam melaporkan keberadaan orang asing serta juga masyarakat perorangan yang ingin melaporkan keberadaan orang asing yang tidak mereka kethui di lingkungan tempat tinggalnya.

 

Acara talkshow ini berjalan lancar dan juga interaktif dimana kedua narasumber juga menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada terkait aplikasi APOA ini dari pendengar setia KPFM. Diakhir, Rizki Fajar Ernanda menyampaikan kepada masyarakat di kalteng khususnya kota Palangka Raya agar turut berperan aktif dalam menjaga kedaulatan negara, salah satunya dengan melaporkan keberadaan orang asing yang patut dicurigai ataupun melanggar peraturan yang berada di lingkungan sekitarnya dengan aplikasi APOA ini, tuturnya.

Tags:

0 thoughts on “TALKSHOW DI KPFM, IMIGRASI PALANGKA RAYA SOSIALISASIKAN APOA V.2.1 DAN PERAN AKTIF MASYARAKAT DALAM PENGAWASAN ORANG ASING

Tinggalkan Balasan

Pos-pos Terbaru

Kirim Pesan
Perlu Bantuan?
Halo, ada yang bisa dibantu?