SEKILAS INFO
: - Kamis, 21-11-2019
  • 1 tahun yang lalu / Jam Pelayanan Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Palangka Raya, Senin-Kamis Jam 08.00 – 15.30 WIB, Istirahat Jam 12.00-13.00 WIB. Jumat Jam 08.00 – 16.00 WIB, Istirahat Jam 11.30-13.30 WIB.
Memperingati Hari AIDS Sedunia

Hari Aids Sedunia yang jatuh pada tanggal 1 Desember 2018 dan setiap tahunnya diperingati oleh berbagai negara di seluruh penjuru dunia sebagai bentuk kampanye penyadaran dan pendidikan kesehatan tentang sangat berbahayanya wabah penyakit AIDS yang disebabkan oleh penyebaran virus HIV tersebut. Hari AIDS Sedunia pertama kali diperingati pada tanggal 1 Desember 1988 atau 30 Tahun yang lalu atas gagasan dari James W. Bunn dan Thomas Netter, dua pejabat informasi masyarakat untuk Program AIDS Global di Organisasi Kesehatan Sedunia di Geneva, Swiss. Keduanya kemudian mengajukan rancangan Hari AIDS Sedunia kepada bosnya, yaitu Direktur Program Global terkait AIDS di WHO, Jonathan Mann.

WHO kemudian memutuskan pada 1 Desember sebagai Hari AIDS Sedunia, dimulai sejak 1988. Dimana pada tahun 2018 ini adalah tepat 30 Tahun Hari Aids Sedunia telah diselenggarakan dimana pada tahun ini mengambil tema “know your status” yang dimaksudkan untuk memberikan pemahaman sekaligus pertanyaan, apakah kita adalah orang-orang yang termasuk memiliki status berisiko terkena penyakit mematikan ini.

Berdasarkan data dari UNAIDS, terdapat 36,9 juta masyarakat di berbagai negara hidup bersama HIV dan AIDS pada 2017 dan Indonesia menjadi salah satu negara yang masyarakat nya terjangkit HIV/AIDS sejumlah 620.000 jiwa. Dari total penderita yang ada, 1,8 juta di antaranya adalah anak-anak berusia di bawah 15 tahun. Selebihnya adalah orang dewasa, sejumlah 35,1 juta penderita. Mirisnya , 25 persen di antaranya, sekitar 9,9 juta penderita, tidak mengetahui bahwa mereka terserang HIV atau bahkan mengidap AIDS. Dari data statistik yang telah ada tercatat sejak tahun 1984 sudah lebih dari 35 juta orang meninggal akibat terjangkit HIV/AIDS dan menjadikan AIDS sebagai penyakit paling mematikan dalam sejarah. Maka dari itu, peringatan hari AIDS Sedunia ini merupakan peringatan kepada kita semua bahwa penyakit ini masih belum hilang dari sekitar kita dan kita masih harus terus bersatu dan berjuang untuk berperang melawan HiV/AIDS tersebut.

 

JAUHI PENYAKITNYA BUKAN ORANGNYA

“Mereka tetaplah harus diperlakukan secara manusiawi, sebab idealnya manusia tetaplah butuh interaksi, bukan tugas kita menjadi hakim bagi mereka, sebab salah dan benar adalah kuasaNya”

Tinggalkan Balasan

Visitor Counter

012961
Users Today : 12
Users Yesterday : 36
This Month : 906
This Year : 12961
Total Users : 12961
Views Today : 140
Total views : 49239
Who's Online : 1
Your IP Address : 18.204.56.104
Server Time : 2019-11-21