SHOPPING CART

close
Selamat Datang di Website Resmi Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Palangka Raya

Imigrasi Palangka Raya Adakan Rapat Tim Pengawasan Orang Asing Kabupaten Pulang Pisau

Pulang Pisau – Masalah Keimigrasian yang berkaitan dengan keberadaan orang asing memerlukan pengawasan khusus yang dilakukan hingga di tingkat Kabupaten. Hal ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Menkumham RI No. M. HH-12.PR.01.03 Tahun 2020 tentang Target Kinerja Kementerian Hukum dan HAM Tahun 2021 dimana salah satunya adalah pelaksanaan rapat Timpora serta sosialisasi penegakan hukum, Imigrasi Palangka Raya mengadakan rapat Timpora sekaligus penyebaran informasi Keimigrasian sosialisasi Pengawasan dan Penegakan Hukum Keimigrasian di Kabupaten Pulang Pisau.
Rapat dilaksanakan pada hari Kamis (25/2) yang dihadiri oleh Anggota Timpora yang terdiri dari unsur Pemerintah Daerah Kabupeten Pulang Pisau, Kepolisian, TNI, Kejaksaan, Kementerian Agama Pulang Pisau, Badan Intelejen Daerah, Satgas Bais TNI Kalimantan Tengah, Badan Kesbangpol serta beberapa anggota baru yaitu KSOP, Satpol PP, Disbudpar. Kamis (25/2).
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Palangka Raya, Ujang Cahya membuka acara dengan kata sambutannya kepada anggota timpora mengatakan, koordinasi anatar instansi terkait dalam rangka menyamakan persepsi dalam hal pengawasan orang asing di daerah sesuai dengan tugas dan fungsinya mutlak dilakukan.
“Pengawasan orang asing selain menjadi tugas dan fungsi Imigrasi juga melibatkan stake holder terkait, koordinasi yang baik akan menjadikan pengawasan terhadap orang asing menjadi efektif dan efesien”.
Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi sosialisasi Pengawasan dan Penegakan Hukum Keimigrasian oleh Kepala Divisi Keimigrasian, Ignatius Purwanto. Ia menyampaikan bahwa keberadaan orang atau Warga Negara Asing yang melakukan beragam kegiatan di wilayah hukum Indonesia perlu mendapat perhatian semua pihak. Sebagai anggota Timpora, maka seluruh anggota mempunyai kewenangan melakukan tindakan hukum kepada orang asing yang melanggar hukum sesuai dengan bidang tugas masing-masing, misal orang asing melakukan tindakan pelanggaran hukum tentang peraturan daerah, maka Satpol PP berhak melakukan tidakan hukum terhadap orang asing tersebut, dan pihak Imigrasi nantinya akan mengecek apakah keberadaan orang asing tersebut sesuai dengan izin tinggal yang dimilikinya.
“Timpora adalah sarana bertukar informasi terkait aktivitas orang asing yang meliputi perlintasan, keberadaan, dan kegiatan yang dilakukan di Kabupaten Pulang Pisau. Melalui tim ini, diharapkan pengawasan terhadap orang asing dapat dilakukan dengan menjaga kewaspadaan dan tidak berlebihan sehingga aktivitas masyarakat maupun WNA tetap tertib,” terangnya.
Setelah dilakukan sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan rapat Timpora dimana dibahas terkait isu aktual dan permasalahan terkait orang asing di wilayah Kalimantan Tengah khususnya kabupaten Pulang Pisau. Rapat ini berjalan santai dan diisi dengan diskusi dan berbagi informasi dari para anggota rapat.
Kegiatan ini berjalan tertib dan lancar dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Tags:

0 thoughts on “Imigrasi Palangka Raya Adakan Rapat Tim Pengawasan Orang Asing Kabupaten Pulang Pisau

Tinggalkan Balasan

Pos-pos Terbaru

Kirim Pesan
Perlu Bantuan?
Halo, ada yang bisa dibantu?